SUMEDANG – Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumedang periode 2026–2029 mulai menunjukkan dinamika menjelang pelaksanaan konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 23 November 2026 mendatang.

Sejumlah nama mulai mencuat dalam kontestasi perebutan kursi kepemimpinan organisasi wartawan tersebut. Hingga Kamis (5/11/2026), dua bakal calon disebut telah mendaftar dan memenuhi persyaratan pencalonan, yakni Adang Jukardi, Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Sumedang Raya.com, serta Azis Abdullah, Pemimpin Redaksi Kapol.id.

Keduanya kini menjadi perhatian di kalangan insan pers Sumedang. Persaingan diperkirakan semakin menarik seiring munculnya berbagai pandangan dan spekulasi mengenai peta dukungan anggota menjelang konferensi.

Berdasarkan data yang disampaikan panitia, PWI Kabupaten Sumedang saat ini memiliki 32 anggota. Namun, hanya 20 anggota yang tercatat memiliki hak suara dalam konferensi mendatang. Artinya, dukungan dari para pemilik hak suara tersebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan sosok yang dipercaya memimpin PWI Sumedang untuk tiga tahun ke depan.

Sekretaris Panitia Konferensi PWI Kabupaten Sumedang, Iwan Kuntjoro, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa masa pendaftaran bakal calon ketua akan ditutup pada Jumat (6/11/2026) pukul 09.00 WIB.

Menurut Iwan, hingga Kamis (5/11/2026), baru dua bakal calon yang telah mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Maman Koswara yang sebelumnya telah mengambil formulir pendaftaran, belum diketahui apakah akan melanjutkan proses pencalonannya.

"Penutupan pendaftaran calon besok Jumat pukul 09.00 WIB," ujar Iwan.

Sebagai informasi, pendaftaran bakal calon Ketua PWI Kabupaten Sumedang telah dibuka sejak Selasa (3/11/2026) dan dijadwalkan berakhir pada Jumat (6/11/2026).

Di tengah proses penjaringan tersebut, nama Azis Abdullah mulai disebut-sebut dalam perbincangan mengenai peta persaingan kandidat. Bahkan, beredar spekulasi yang menempatkannya sebagai salah satu figur dengan peluang cukup kuat.

Meski demikian, peta kekuatan masing-masing kandidat belum dapat dipastikan. Seluruh kemungkinan masih terbuka dan hasil akhirnya akan ditentukan melalui mekanisme pemilihan dalam konferensi dengan mengacu pada hak suara anggota.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi PWI Kabupaten Sumedang, Asep Nurdin, belum berhasil dimintai keterangan. Saat dihubungi sekitar pukul 19.36 WIB, nomor telepon yang bersangkutan dalam kondisi tidak aktif.

Konferensi tiga tahunan ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi, memperkuat soliditas antaranggota, serta mendorong peningkatan profesionalisme dan menjaga marwah pers di Kabupaten Sumedang.

Kini, perhatian tertuju pada 20 anggota yang memiliki hak suara. Siapa yang akan memperoleh kepercayaan untuk menjadi nahkoda baru PWI Kabupaten Sumedang periode 2026–2029?

Jawabannya akan ditentukan melalui proses demokrasi organisasi dalam konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 23 November 2026 mendatang.

*Redaksi